Dikenal sebagai Kepulauan Rempah-rempah, Kepulauan Maluku selama berabad-abad telah menarik perhatian para saudagar dan petualang dari seluruh dunia. Mereka semua datang untuk berdagang biji pala, cengkeh, dan rempah-rempah lainnya yang sangat populer di Eropa dan dijual dengan harga yang sangat tinggi.

Christopher Colombus pergi menuju India Timur sebelum dia menemukan benua Amerika pada tahun 1492. Ferdinand Magellan tidak pernah berhasil mencapai tujuan akhirnya, Kepulauan Maluku, karena ia terbunuh di Filipina, walaupun armadanya terus melanjutkan perjalanannya hingga mereka mencapai Pulau Maluku.

Bangsa Portugis adalah bangsa yang pertama tinggal di Ternate tahun 1512 dan berdagang rempah-rempah selama 60 tahun sampai akhir abad ke-16 sebelum Inggris mencoba untuk menghentikan monopolinya. ini disebut dengan Jaman Penemuan. Akhirnya, Bangsa Belanda menguasai Maluku dan juga keseluruhan wilayah negara.

Selama masa-masa tersebut, terjadi banyak sekali intrik di antara para penguasa Kepulauan Maluku di Tidore, Ternate, dan bahkan kesultanan Jailolo dan Bacan. Nama-nama seperti Sultan Baabullah atau Sultan Khairun masih terkenal.

Berlokasi di bagian timur Indonesia, dan merupakan bagian dari Wilayah Perairan Asia Tenggara, kepulauan Maluku terdiri dari ribuan pulau tropis yang sangat cantik, dan tersebar diantara Sulawesi ke barat, Timor ke selatan dan Papua ke timur.

Vegetasi yang luar biasa, fauna yang unik, pantai yang mengagumkan dan kehidupan laut yang kaya, terpadu dengan iklim tropis yang panas dan hangat serta keramah-tamahan warganya, Maluku adalah tujuan yang sempurna bagi mereka yang menyukai tempat-tempat eksotik, asli dan belum terkenal. Pantai Maluku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>