Pernah dengar kata SAWAI? Saya juga belum, sampai saya menginjakkan kaki di sana…
Sawai ternyata nama suatu Negri atau desa di Maluku, tepatnya di Kecamatan Seram Utara, Pulau Seram.

Negri Sawai, jarang terdengar bila bicara tentang tempat-tempat wisata di Maluku. Apalagi tempat wisata di Indonesia. Bali? Semua orang sudah tahu. Gili Trawangan? Sudah sering terdengar. Tapi Sawai?…hanya sedikit orang tahu dan pernah berkunjung, padahal eksotisme dan keindahannya tidak kalah dengan tempat2 yang sudah sangat terkenal itu. Pantai yang luas dan tenang, dilindungi oleh teluk dan gugusan pulau-pulau karang yang menghalangi teluk dari hembusan angin laut. Air yang biru dan jernih, serta taman-taman laut serta ikannya yang berwarna-warni.

Negri Sawai terletak di Seram Utara, Pulau Seram yang merupakan pulau terbesar di Provinsi Maluku. Transportasi yang jarang, mengakibatkan lokasi ini cukup sulit dijangkau dari ibukota Maluku, Kota Ambon. Pada kesempatan berkunjung ke sana, pertama-tama kami harus menuju ke Kota Ambon, di Pulau Ambon yang dapat ditempuh dengan pesawat udara dari Jakarta (lama penerbangan + 4 jam dengan 1 kali transit), kemudian menyeberang ke Pulau Seram dengan kapal cepat yang memakan waktu 1,5 jam (dari Pelabuhan Tulehu di Pulau Ambon, menuju Pelabuhan Amahai di Seram Selatan), tarif kapal cepat ini Rp 100ribu reguler / Rp 150ribu yang VIP.

Perjalanan dilanjutkan melalui darat dengan mobil sewaan dari Kota Masohi, kami diantarkan ke Desa Saka di Seram Utara dengan lama perjalanan 3 jam (harga rental mobil jenis MPV Rp. 650ribu sekali jalan), melalui jalan-jalan di pegunungan yang berbelok-belok.

Perjalanan terakhir naik Long Boat (perahu kecil kapasitas 10 orang) selama 30 menit, menyusuri garis pantai Seram Utara ke arah Timur sampailah kami ke desa Sawai. Long boat yang kami pakai merupakan perahu sewaan yang disediakan oleh Pak Ali, pemilik penginapan Lisar Bahari (satu2nya penginapan di Sawai), dengan harga Rp. 300ribu 1 kali trip perjalanan. Wuih…terbayang kan, sulit dan ‘mahal’nya untuk menuju tempat ini.

Tapi semua perjuangan itu terasa terbayarkan dengan pemandangan dan pengalaman yang kami rasakan di Sawai.

Ditengah-tengah perjalanan menuju Sawai, di bawah gugusan tebing akan nampak berderet beberapa bangunan tradisional beratap rumbia dari kejauhan, itu adalah Ora Beach Resort. Pantai Maluku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>